Senin, 06 Mei 2019

الحياة تحتاج إلى التعب...

لا تقلقي كثيرا !
فالذي كفاك هم الأمس،
سيكفيك هم اليوم.

والذي رعاك صغيرا،
لن تعجزه كبيرا.
قال الله تعالى {وكفى بالله وكيلا}
Jangan bersedih !
Karena apa yang mencukupkanmu kemarin akan mencukupkanmu esok.
Dan perjuangan yang kecil belum melemahkan yang besar.

**

الحياة تحتاج إلى التعب،
أليس قال الله تعلى {لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِی كَبَد} ؟
كلنا نريد الراحة، كلنا التعب، طبعا هذه هي الحياة.

Hidup itu pasti melelahkan
Bukankah Allah telah berfirman, "Sungguh, Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah." ?
Setiap dari kita ingin  istirahat,  setiap dari kita merasa lelah, tentu karena inilah kehidupan.

**

الحياة لم تكن سهل بل هي تحتاج إلى الجهد و التعب.
كيف تريدين أن تكوني الناجحة و أنت نائمة على السرير؟
كيف تريدين أن تكوني الناجحة و أنت مشغولة بالتحدث و الضحك؟

Hidup tidak mudah,  tapi ia butuh perjuangan dan rasa lelah.
Bagaimana kamu mau sukses namun asyik tidur di atas kasur?
Bagaimana kamu mau sukses namun kamu sibuk mengobrol dan tertawa?

**

هل الحياة تخدمك؟ أم أنت تبذلين الجهد فيها؟
كل على اختيارك.

Apakah hidup yang akan melayanimu? atau kamu yang harus memberikan perjuangan dalam melewatinya?
Semua itu pilihanmu.

Minggu, 05 Mei 2019

"لكنّ أيتها الطالبات العلم الشرعي... "

BeAKhoirPerson   |  _bintuharis_ | حب الخير للغير

"الوصية الجميلة للطالبات العلم الشرعي ..."

يا أخواتي، بعض الطالبات تظن أنها إذا دخلت المعهد الشرعي فإنها سوف تكون عالمة، أو أنها سوف تكون فقيهة، أو أنها سوف تكون حافظة للقرأن.

لأنها تقول: "هذا المعهد فيه المعلمين والمعلمات العرب. إن شاء الله أنا سأتعلم علوم الشرعية أو سوف أفضل من غيري، وهنا يحفظ القرآن كاملا فإن شاء الله سأحفظ القرآن كاملا."

يا أخواتي، هذا الكلام و هذا الإعتقاد يرجع إلى اجتهادك، بمعنى أن وجود المعلمات العربية أو وجود النظام بأن تكوني لحافظة القرآن لن يجعلك حافظ القرآن و أنت ناعمة في فراشك.
لا بد من بذل الجهد، لا بد من التعب، لا بد من الإجتهاد، لابد من المراجعة.

فمن غير الإجتهاد و البذل فإنك لن تكوني كما تريدين.
فالآن حفظ القرآن بمجرد دخولك في المعهد، القرآن لم يدخل في رأسك بوجوده.

لا بد أن تجلسي و تحفظي و تراجعي و تسمّعي و تكرري.
فان لابد مع الإجتهاد ! لا تظن الطالبة أن إذا دخلت سوف تكون هكذا.

فالموضوع كل يرجع إلى الطالبات في الإجتهاد.

نعم كل يساعد، أنّ الإختبارات تساعد، و أن النظام يساعد، وأن وجود الأسباب  تساعد. أقصد، بأن الأسباب وجود المعلمين والمعلمات والمحافظات و وجود الأخوات والطالبات يحفظن جميعا، لا شك أنها يساعد و يسجّع لهم .

ولكن الأمر الأول يرجع إليك أنت ! فاطالبات التي تستطيع أن تحدد المستوى والهدف الذي ستصل إليه إن شاء الله.

🔊 من محاضرة شيخ سعد بن عدنان الخضري
📝نسخ في ١٦/١٠/٢٠١٨

Untukmu, Penuntut Ilmu Syariy [Ver Indo]

BeAKhoirPerson   |  _bintuharis_ | حب الخير للغير

"Sebuah Wasiat Indah untuk Penuntut Ilmu Syariy..."

Wahai saudariku,  ada sebagian penuntut ilmu yang mengira,  bahwa setelah ia masuk ke dalam mahad syariy, maka ia akan menjadi seorang alim, atau seorang yang fakih dalam agama, atau akan menjadi penghafal al quran.

Karena ia mengatakan : "Di mahad ini,  ada guru-guru dari arab, ada pengajar-pengajar yang mengajarkan bahasa arab dan ahli dalam ilmu syariy maka in syaa  Allah Aku akan mempelajari ilmu syariy atau aku akan menjadi yang paling baik dari yang lain. Dan disini menghafal quran secara sempurna,  maka aku akan menghafal al quran secara sempurna juga. "

Wahai saudariku,  perkataan seperti ini dan keyakinan seperti ini kembali kepada usahamu, berarti bahwa adanya pengajar pengajar arab atau adanya peraturan dan program agar menghafal al quran tidak akan menjadikanmu seorang penghafal al quran sedangkan  kamu malah asyik tidur diatas ranjangmu.

Ini semua membutuhukan usaha yang maksimal,  membutuhkan rasa lelah,  membutuhkan murojaah.

Tanpa usaha yang maksimal,  maka kamu tidak akan pernah menjadi seperti yang kamu inginkan,  dan sekarang dengan masuknya kamu ke mahad yang mengajarkan ilmu syariy di dalamnya,  tidak akan menjadikan al quran begitu saja masuk ke dalam kepalamu karena adanya.

Karena kamu harus duduk,  dan kamu harus menghafal,  dan kamu harus menyetor,  dan kamu harus mengulang. Maka sesungguhnya itu semua membutuhkan usaha! Janganlah seorang murid merasa bahwa dengan masuknya ia ke mahad maka dia akan menjadi seperti "begini" dan "begitu".

Maka hal ini semua kembali kepada pribadi murid-murid tersebut tentang bagaimanakah usahanya. Benar,  bahwa adanya program itu membantu, dan adanya peraturan itu membantu, dan adanya ujian itu membantu,  dan adanya pengajar itu membantu, dan adanya guru itu membantu, dan adanya saudari itu membantu,  dan adanya teman-teman yang semua menghafalkan al quran itu membantu,  tidak diragukan lagi bahwa itu semua bisa membantu serta memotivasi mereka.

Akan tetapi perkara yang utama,  kembali kepada dirimu,  hanya dirimu yang bisa mengatur serta membatasi tingkatanmu dan mencapai tujuanmu yang akan kamu capai nanti in syaa Allah.

🔊 Muhadoroh Syeikh Saad Bin Adnan Al Khudoriy
📝 Ditulis pada tanggal 16/10/2018
📄 Diterjemahkan dan ditulis pada tanggal 05/05/2019

Rabu, 01 Mei 2019

Waktu dan Perpisahan

"Teruntuk Kalian yang tengah berada di perubahan waktu"
Bicara waktu..⌚

Izinkan Ana sebagai seseorang yang mengenal antunna cukup baik mencoba mengungkapkannya.🌹

Mungkin Ana baru angkat bicara tentang perpisahan waktu yang akan kita alami.

Sebenarnya,  masalah "berpisah dengan waktu" ana sudah paham rasanya.

Dan Ana rasa,  perpisahan kita yang paling membekas tepat dua tahun silam. Disaat ana yang harus meninggalkan kalian terlebih dahulu.

Ya,  pada saat Ana harus meninggalkan antunna. Yang dibenak ana banyak,  dari mulai "Nanti mereka cerita dan diskusi sama siapa ya," "Nanti mereka akan tumbuh dewasa sendiri bisa kan ya?" Ya,  dangkal sekali pikiran ana pada saat itu.

Sebuah rasa takut yang dialami oleh seorang kakak,  ketika harus meninggalkan adiknya.

Tapi rupanya,  "you all grown so fast." Kalian yang awal mulanya masih banyak bercerita tentang banyak hal,  kalian yang masih suka mengeluh di hari2 ana meninggalkan mahad. Lama kelamaan tak terdengar suaranya.

Disaat itu ada terbesit rasa sedih "ah mereka kok ndak pernah kabar2in ana lagi ya," dan banyak jenis2 prasangka lainnya.

Tapi di saat itulah ana sadar, "inilah waktu dan kehidupan"
Bahwa waktu itu akan terus berputar,  dan secara alamiyahnya diri2 seseorang pun tumbuh. Entah mungkin yang dulunya pernah sangat dekat,  ketika "waktu sudah memisahkan" dan disibukkan dengan "kegiatan baru" mungkin lama2 akan semakin jauh dan terkadang lupa.

Tapi satu hal yang lagi2 Ana pahami,
"Berpisah karena waktu itu pasti"
"Lupa seiring berjalannya waktu juga akan ada saatnya"
Tapi yakinlah kepada Allah,  bahwa hari2 yang telah kita lewati bersama.
Proses pendewasaan diri yang telah kita rasakan pahit manisnya bersama,  semua itu tercatat oleh para malaikat2 Allah.
Apa yang sudah kita korbankan untuk bertahun tahun silam,  tidak pernah hanya sekedar menjadi kenangan. Tapi serta merta menjadi tabungan.
Segala pengorbanan yang baik akan menjadi amalan yang baik,  sedangkan hal2 buruknya bisa menjadi bahan muhasabah kita dan sebagai ajang meminta ampunan kepada sang Maha Pencipta.

Intinya,  Dua tahun lalu, setahun lalu,  atau kemarin kalau kita lihat nanti maka akan menjadi bertahun-tahun lamanya di masa yang akan datang. Kita tidak ada yang pernah tahu,  siapa yang Allah akan panggil terlebih dahulu,  dan siapa yang akan dibiarkan lebih lama berkelana di negeri bernama "dunia."
Izinkan Ana sebagai seseorang yang pernah merasa sangat dekat dengan kalian,  memohon maaf apabila selama kita bersama banyak terdapat kesalahpahaman serta kesalahan2 yang ana lakukan baik secara perbuatan,  perkataan,  maupun sikap. Tidak banyak yang bisa ana lakukan untuk kalian,  tapi kalian "sudah banyak melakukan berbagai hal untuk Ana."
Terima Kasih untuk ribuan hari kebersamaan kita,
Pengalaman yang kalian bagi menjadi pelajaran bagi hidup ana,  keceriaan yang kalian miliki menjadi semangat untuk Ana bahwa "adik2 ana saja bisa sangat ceria,  mengapa ana tidak?," dan beragam kebaikan yang kalian beri, menjadi sesuatu yang ana ingat kelak bila kita berjumpa nanti di hari bersaksinya seluruh hamba di hadapan Allah taala.

Bolehkah Ana meminta beberapa hal,
Jagalah selalu islam diatas quran dan sunnah,  tetaplah istiqomah dalam ibadah dan akhlak,  jadilah sosok panutan baik di masyarakat, tetap selipkanlah doa bagi kita semua sesama muslimah,   dan yang terakhir "Bila kalian berada di Syurga nanti,  dan belum kalian temukan diri Ana. Bisakah kalian mencari Ana?."

📝 Ditulis oleh seorang yang masih belum pandai dalam mengungkapkan perasaan.
⛔ Hanya khusus dibaca untuk pribadi. 💓

Senin, 22 April 2019

Kabur dari amanah?

Kalau lelah,  istirahat sejenak ya.
Jangan kabur.
Jangan menyerah.

Kamu yang Saya kenal sungguh bisa menangani ini semua.
Kamu punya Allah yang senantiasa menjawab doa-doamu.
Tapi kamu perlu sadari bahwa kemalasan tidak akan membuahkan apapun.

Jangan minta dipandang di dunia,
Demi Allah tidak ada tandingannya, dibanding dipandang di akhirat.
Dikenal oleh penduduk Langit.
Disambut dengan kain putih nan harum.

Wahai jiwa yang tengah goyah, 
Izinkan diri ini mengguncang kelemahan,
Izinkan diri meminta lepas dari segala hawa nafsu dan bisikan syeithan.
Izinkan diri mencoba menjadi hamba yang lebih baik.

Hamba yang mampu memenuhi amanah serta pilihannya. 

Ya Allah,  jiwa ini lemah.
Jiwa yang penuh kegoyahan,
Jiwa yang penuh kecenderungan,
Jiwa yang penuh mimpi dan harapan.
Ya Allah bantulah jiwa ini meluruskan niat..
Untuk hanya berharap demi RidhaMu.


Agustus 2019,

Bintu Haris.

Rabu, 13 Februari 2019

Tentang Rasa Syukur dan Iri

Tentang Rasa Syukur dan Iri

Manusia, menagapa sulit sekali untuk bersyukur ?
namun mudah untuk iri.
Manusia, mengapa mudah untuk iri?
namun sulit untuk bersyukur.
Manusia,  oh manusia.

Ada sebuah kabar gembira yang datang untuknya,
maka ia senang bukan kepalang.
Ekspresi berlebih,  tanpa ingat tentang siapa yang mengirimkan kabar gembira tersebut.

Ada sebuah kabar gembira yang datang untuk orang lain.
maka ia irinya bukan kepalang.
"Mengapa bukan aku?" katanya.
Baru kala itu ia mengadu pada siapa yang memberi kabar gembira tersebut,  "Ya Allah kenapa bukan aku? Aku sudah berdoa juga untuk itu."
Mengingat Allah dikala sedang susah.
Manusia sekali bukan?

Kita, harusnya sadar.
Bahwa Allah lebih tau tentang segala sesuatunya.
Bahwa Allah yang paling tahu tentang yang terbaik untuk hambanya.
Sedih,  senang,  suka,  duka,  ya hanya Allah yang punya.
Dan Allah lebih tahu siapa yang pantas untuk diberikan hal tersebut.

Malangnya manusia,  sering lupa.
Maka dari itu,  wahai diri yang menulis tentang ini, serta teman2 yang menyempatkan membaca tulisan ini,
Sadarlah bahwa Allah,
mengetahui segala sesuatu yang terbaik diatas yang paling baik.

#Di Bawah Kaki Gunung,  Di Bawah Langit
#Perindu Syurga
#Pengharap Syafaat

Minggu, 03 Februari 2019

BSMIYB 1 : Untukmu Ibu

Ibu adalah permpuan dengan jasa yang tak terhingga,

ibu adalah malaikatku di bumi,

ibu adalah obat dari segala penyakitku,

ibu adalah permata yg bersinar,

sinarnya selalu menerangi cahaya hidupku,

ibu adalah guru,  teman,  kakak,  dan tempat untuk kembali

ketika aku kecil aku belum bisa apa-apa dan ibu selalu kebutuhkan.

ketika aku beranjak remaja aku mulai bisa melakukan beberapa hal dan ibu selalu kubutuhkan

ketika aku beranjak dewasa aku biaa melakukan semua hal dan ibu tetap aku butuhkan

aku kecil menangis,  krn jatuh berdarah, ibu lekas mengobati

aku remaja menangis,  krn bertengkar dengan teman, ibu lekas mengobati fisik dan hatiku

aku dewasa menangis,  krn bermasalah dengan suamiku,  ibu lekas menasehati dan membimbingku

kalau begini bagaimana ia tidak menjadi prioritasku, seluruh hidupnya semenjak aku lahir seolah olah hanya terpusat untuk aku dan adik-adik, 

aku mulai jarang melihatnya merawat dirinya sendiri,

namun satu yang aku tau ibu selalu memastikan bahwa aku dan adik2ku tidak kekurangan satu hal pun

ibu,  10.000 kata tidak cukup mengungkapkan keutamaan mu

namamu di tulis banyak di wahyu allah untuk di taati

namamu di sebut tiga kali dalam hadis rasulullah untuk di taati

Maka ketika aku harus mengungkapkan keutamaan seorang ibu,  berlebihankah aku bila berkata "Kasih sayangku padanya bukan rekening bank yg tercatat rapih, kasih sayangku bukan harta benda yang suatu hari bisa habis,  bukan pula omongan belaka yg hanya manis di bibir.
Tapi kasih sayangku padamu sudah ku titipkan dalam doa kepada khalik mu."

"keutamaan ibu bukan baju yang bisa di ukur,  bukan pula tepung yang bisa ditakar,  bukan pula jarak yang bisa diwaktu, namun keutamaannya sangat banyak dan tiada habisnya"

-Sekian,  putrimu yg masih melewati proses kehidupan

Catatan Kehidupan 2 : Ya Allah, Aku Mencintaimu


"Ya,  Allah Aku mencintaimu..."

1. Definisi Orang yang mengaku mecintai Allah:

-Orang yang mengaku mencintai Allah adalah orang yang benar2 mencintai Allah dengan mengikuti segala petunjuk Nabi Sallallahi alaihi wa sallam, baik perbuatannya,  perkataaya,  maupun taqrir nya.  Serta menjauhi segala larangannya. Maka orang yang seperti itu baru di akui bahwa ia benar2 mencintai Allah.
-Segala Perbuatan yang ia lakukan hanya mengharapkan wajah Allah. Bukan untuk mendapatkan pujian dari orang lain.
-Hidup dan Mati orang yang mencintai Allah lillahi taala.

2. Apa hasil dari mencintai Allah:

-Apabila kita benar2 mencintai Allah maka Allah akan mencintai kita juga seperti rasa cinta kita kepadaNya
-Allah juga akan menghapus dosa2 hamba yang mencintaiNya.

3. Bila sudah diberi rasa cinta untuk Allah:

-Seorang hamba harus sering2 bersyukur,  mensyukuri segala nikmat hidup,  hidayah,  ampunan,  yang Allah berikan. Karena,  seringkali seorang hamba mengingat nikmat yang di berikan namun ia lupa SIAPA yang sudah memberikannya.

4. 20 bukti cinta kita kepada Allah dan Allah mencintai kita:

Bisa dilihat di buku saya yang berjudul "Ya Allah Aku mencintaimu" Namun secara generalnya:
-Bukti cinta kita kepada Allah : terdapat di poin 1
-Bukti Allah mencintai kita: Tidak akan ada yang pernah bisa memastikan bahwa Allah mencintai kita. Misal : "Mashaallah ana akhir2 ini rezeki lagi bagus,  pasti karena Allah sayang nih sama ana." <-- tidak boleh manusia memastikan hal tersebut. Karena manusia hanya boleh berharap,  misal: "bismillah, saya infakkan harta ini. Mudah2an Allah menjadikan saya hamba yg selalu mencintaiNya dan dicintaiNya". Indikator Allah mencintai kita tidak lah kita ketahui namun kita bisa melakukan hal2 yang memang sudah jelas menjadi kesukaan Allah,  misal: Allah menyukai hamba pemaaf,  Allah menyukai hamba yang suka amal maruf nahi munkar,  Allah suka hamba yang bersyukur,  dst.

5. Tips2 Agar Bisa mencintai Allah dan dicintaiNya:

-Pastikan kekuatan iman dan ketaqwaan kita
-Tingkatkan terus ilmu
-Perbaiki Akhlak
-Selalu mengingat dan menggantukan hati hanya kepada Allah
-Jangan terlalu sering lalai dan berbuat maksiat.

Kajian Ilmiah Ummu Ichsan Al-Maidany
5, November 2017

wallahu a'lam bi shawab.

Minggu, 19 Agustus 2018

Catatan Kehidupan 1

BeAKhoirPerson   |  _bintuharis_
Assalamualaikum wa rahmatullahi wa baarakatuh

✈✈ Pembawa Pesan dari Negeri Seberang

"Kewajiban-Kewajiban seorang Muslim terhadap Al-Quran"




Apa kewajiban kita terhadap Al- Quran?

  • PERTAMA,  Wajib bagi kita untuk menghafal Quran .


Dalilnya :
Allah berfirman dalam al-Qur’an:
بل هو آيات بينات فى صدور الذين أوتوا العلم
Artinya: “Bahkan al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang menjelaskan (terdapat) di dalam    dada-dada orang-orang yang diberikan ilmu..”(QS al-Al-Ankabut: 49)
Beliau juga menyifati bahwa orang yg tidak ada didalam hatinya Alquran (bahkan seayat alquran) maka seperti orang yg tinggal di rumah kosong (tidak ada apa2nya).
  • KEDUA,  pahamilah dan bacalah Arti dari Al-Quran dan Sebab diturunkan dari ayat-ayat yang ada dalam Al-Quran.

> Karena dengan memahami dan membaca arti nya kita pasti akan lebih menghayati dibanding dengan membaca tanpa mengetahui artinya,  dan agar kita lebih tertarik lagi  maka baca dengan sebab turunnya ayat yg dibaca tersebut.
  • KETIGA, Beramal dengan Quran.

>  Maksudnya adalah melakukan semua perbuatan sesuai dengan apa yg tertulis dalam Al-Quran.
Contoh: ketika kita membaca ayat dibawah ini,
(....ولا يغتب بعضكم بعضا ...)
Artinya : (..dan janganlah kamu menghibah sebagian kalian dengan sebagian lainnya...)
Maka jelas kalau kita mau beramal dengan quran,  CUKUPkan (jauhkan) diri kita dari    Majelis2 Ghibah.
  • Yang KEEMPAT  Mengajarkan Al-Quran.

yaitu setelah kita sudah mempunyai hafalan,  sudah paham tajwid,  sudah mampu       mentahsin bacaan yg lain,  dan memahami tafsir2 quran walau sedikit maka alangkah  baiknya bila kita mengajarkan kepada yg lainnya. 
Dalil: dari hadis rasulullah sallallahu aalaihi wa sallam,
(....بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً....)
Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).
  • Dan yang terakhir atau kewajiban KELIMA yang disampaikan oleh Syeikh, 

adalah Menyembukan penyakit dengan ayat2 Al-Quran. 
>  Karena semua ayat2 alquran adalah penyembuh dari penyakit.
> Beliau menyampaikan perbedaan antara  شفاء (penyembuh)  dan دواء (obat) :
Bahwa دواء obat adalah salah satu wasilah untuk kesembuhan kita (ada obat yg hanya    untuk mengurang rasa sakit,  ada obat yg mengempeskan bengkak, dll) tapi tidak        pernah       benar2 menyeluruh menghilangkan penyakit itu sendiri. Sedangkan شفاء       adalah penyembuh yaitu Al-quran,  bukan hanya untuk mengurangi "rasa nyerinya" tapi benar2 untuk menghilangkan penyakitnya. Karena syifa ini urusannya langsung dengan Allah (yang maha pemilik kesembuhan)
Seperti cerita Syeikh di bawah ini:
Suatu hari aku pergi ke Mekkah untuk pergi haji, maka bertemulah aku dengan seorang Ulama dan beliau menceritakan tentang seorang wanita di Britania yg divonis kanker     stadium akhir, dokter bilang tidak ada jalan keluar kecuali operasi dan dokter memintanya untuk berobat ke Amerika. Maka sebelum ia berangkat, aku bertemu dengannya, dan beliau menceritakan kisahnya ini,  maka aku (sang ulama) memberinya nasihat untuk    menghatamkan membaca Al-Quran dan ia pun melakukannya. Tak lama setelah ia       menghatamkan quran perlahan-lahan keluar nanah dari dalam tubuhnya. Maka ia pun  segera memeriksakan kondisinya kepada dokter (khawatir nanah ini bermasalah).
Namun bukannya marah lantaran sekarang ia mengeluarkan nanah,  sang dokter malah terkejut,  beliau mengatakan sesuatu telah salah disini. Ya, kanker yg diidap oleh wanita  ini 100% hilang tanpa bekas. Maka ini adalah sebenar benarnya kesembuhan milik Allah,  maka syeikh tersebut mengatakan "anda boleh tidak percaya dengan kisah ini,   tapi   demi Allah ini adalah kisah nyata"
maka benarlah firman Allah bahwa :
(...وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِي...)
"Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman"
Maka mulai dari sekarang mari kita menyembuhkan diri kita dari penyakit dengan        Al-Quran. Yang paling dasarnya beliau menjelaskan dengan membaca Al-fatihah          (yg pasti mayoritas muslim bisa melafadzkannya)
Maka kesimpulan dari "Kewajiban2 Seorang muslim terhadap Al-quran" adalah:
1. Wajib bagi kita untuk menghafal Quran.
2. Pahamilah dan Bacalah Arti dari Al-Quran dan Sebab diturunkan dari ayat2 yang ada dalam Al-Quran.
3. Beramal dengan Quran.
4. Mengajarkan Al-Quran.
5. Menyembukan penyakit dengan ayat2 Al-Quran.

Pembicara : Syeikh Saad Bin Adnan Al-Khudori

Diterjemahkan dan Ditulis : _bintuharis_

Wallahu A'lam bishawab.  Semoga Allah selalu menjaga beliau dan menjadikan ilmu kita bermanfaat di dunia dan di akhirat. Aamiin.



Jumat, 17 Agustus 2018

After Intro | بعد افتتاح الأوّل | Setelah Intro

BeAKhoirPerson   |  _bintuharis_

Inshaallah BeAKhoirPerson will share you about :
1. Catatan Kehidupan | سجل الحياة | Life Record
~ Pelajaran-pelajaran dari orang2 hebat di kehidupan Saya akan diceritakan disini.
2. Langkah Perjalanan | خطوة السفر | Travel Step
~ Jujur Saya bukan travel maniac tapi kadang dalam hidup Saya kerap kali ada perjalanan2 yang bisa dibilang "travelling" dan banyak memberi Saya pelajaran baru. Jadi daripada sia2 lebih baik diceritakan disini.
3. BSMIYB | كأمص |  HTBAGP
~ Murni ini hobi Saya. Menulis kesimpulan apa saja yang Saya lihat,  dengar,  dan alami. Nama kekiniannya "Quote Of The Day"

(17/08/18)
_bintuharis_

{}{}{}{}{}{}{}{}{}
Allah adalah sebaik baiknya penulis skenario kehidupan,
Saya hanya orang yang bertekad to be a khoir person.

My Rabb says :
هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى
“Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS. An Najm: 32).

//Wallahu A'lam//Kata2 yang benar datangnya hanya dari Allah//Kesalahan dalam pemilihan kata datangnya dari Saya atas bisikan2 syeithan//Mohon dimaafkan//

Intro 1 | افتتاح الأوّل | First Intro 1

BeAKhoirPerson   |  _bintuharis_

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa baarakaatuh

TAHIYAH, means greeting.

** Ahlan wa sahlan wa marhaban | Welcome and Hello
Selamat Datang | Willkommen und Hallo **

............................
Seorang hamba,
yang ingin menjadi baik dan lebih baik lagi setiap harinya.
--------------------------
عبد الله،
الذي يريد أن يكون جيدًا وأفضل كل يوم.
---------------------------
Abdallah,
Who wants to be good and better every day.
............................

<Kenapa>
Penulis sering futur,  penulis sering terjerumus pada fana dunia,  maka dari itu,  hari dimana penulis merasa belum menjadi orang baik, penulis bertekad :
"Jadilah Orang baik, Karena yang tahu seberapa baikmu hanya Allah تعالى. Kemarin belum baik,  hari ini jadilah baik,  besok lebih baik lagi. "
<Bagaimana>
Menjadi orang baik yang simpel, bagi Saya adalah dengan berbagi kebaikan itu sendiri. Dan kebaikan yang paling sederhana untuk dibagi adalah,  "Ilmu2 yang bermanfaat dan Pengalaman yang mengajarkan."
<End>
Maka hari ini saya buat blog ini,  sebagai wasilah (alat) untuk berbagi kebaikan.

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa baarakatuh
(17/08/18)
_bintuharis_





{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}{}
My Rabb says :
هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى
“Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (QS. An Najm: 32).

//Wallahu A'lam//Segala Kata2 yang baik datangnya dari Allah// Kesalahan adalah datang dari Saya atas bisikan2 syeithan//






Maaf

 Bukan karena  engkau orang buruk tapi karena aku tidak ingin menjadi buruk Aku tidak ingin merusak sesuatu yang telah kau mulai Hiduplah de...